RADEN WIJAYA / ŚRI KERTARAJASA JAYAWARDHANA

Bayt al-Hikmah Institute

RADEN WIJAYA / ŚRI KERTARAJASA JAYAWARDHANA
(1293 – 1309)

by Hasta Brata
Raden Wijaya adalah Pendiri sekaligus Raja Majapahit yang pertama. Raden Wijaya dinobatkan pada bulan Kartika tahun 1215 saka, yaitu 12 Nopember 1293 dengan gelar Śri Kĕrtarājasa Jayawardhana. Ia juga dikenal dengan nama lain, yaitu Nararyya Sanggramawijaya menurut Kidung Harsa Wijaya.

Raden Wijaya adalah anak dari Rakeyan Jayadarma, raja ke-26 dari Kerajaan Sunda Galuh, dan Dyah Lembu Tal, seorang putri Singhasari. Dengan demikian, Raden Wijaya merupakan keturunan langsung dari Wangsa Rajasa, yaitu dinasti pendiri Kerajaan Singhasari. Ken Arok, Raja pertama Singhasari (1222-1227) memiliki anak Mahesa Wong Ateleng dari Ken Dedes. Mahesa Wong Ateleng memiliki anak Mahesa Cempaka yang bergelar Narasinghamurti. Menurut Nagarakretagama, Mahesa Cempaka memiliki anak Dyah lembu Tal yang diberi gelar Dyah Singhamurti dan kemudian menurunkan Raden Wijaya.

Lihat pos aslinya 4.871 kata lagi

Buku terbaru yg penting buat bangsa: “ISIS dan Illuminati”. Prof. Dr. Alwi Shihab: ISIS dan Ancaman Ideologi Transnasional terhadap Keutuhan NKRI

Bayt al-Hikmah Institute

save 15% BeliRp58,650,-( Stok Tersedia )

 ISIS dan Illuminati
BENARKAH AL-BAGHDADY KETURUNAN RASULULLAH? BENARKAH GENOCIDA YANG DILAKUKAN ISIS ADALAH CARA UNTUK MENAMBAH KEKUATAN HITAM? APA SAJA TANDA-TANDA ILLUMINATI DI TIMUR TENGAH?

Lihat pos aslinya 1.523 kata lagi

perbandingan

Catatan Penerjemahan

  • Teks Inggris: There are more taste receptors on the whiskers of a large catfish than there are on the tongues of everybody in this whole building.
  • Terjemahan awal:Ada lebih banyak reseptor rasa pada kumis ikan lele besar daripada pada lidah semua manusia di seluruh gedung ini.
  • Suntingan:Jumlah reseptor rasa pada kumis ikan lele besar lebih banyak daripada pada lidah semua manusia di seluruh gedung ini.

Lihat pos aslinya

Tak Perlu Gentar Menghadapi MEA

Tak Perlu Gentar Menghadapi MEA.

Artikel Pak Faisal Basri yang sangat menarik. Memang, kita tak perlu gentar menghadapi MEA, kita harus yakin kekuatan kita, SDM maupun SDA kita.

faisalbasri01

Pada abad kedua masehi, serombongan warga Nusantara dengan kapal dan sistem navigasi yang didisain sendiri telah menjelajah hingga ke Afrika, menjual hasil bumi Nusantara dan membeli produksi lokal di sana untuk dibawa pulang. Setengah abad kemudian, kerajaan Sriwijaya menguasai perairan Nusantara dan sangat disegani di Selat Malaka dan Samudera Hindia. Tidak sebatas melakukan perdagangan lintas samudera, kerajaan Sriwijaya juga melakukan perjanjian bilateral dengan kerajaan di Tiongkok untuk memajukan perdagangan dan bekerja sama menumpas kawanan perompak di sepanjang jalur perdagangan. Kejayaan Majapahit pada abad XII juga tidak terlepas dari ketangguhan armada laut dan dagangnya sehingga mampu berkiprah dalam perdagangan luar negeri.

Kodrat negara kepulauan sejatinya memang terbuka. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia—dengan hamparan pulau-pulau yang dipertautkan oleh lautan membentuk zamrud khatulistiwa—perdaganganlah yang menjadi motor penggerak kemakmuran. Tanpa perdagangan, sebagian besar hasil bumi bakal teronggok membusuk dan berbagai kebutuhan yang belum mampu dihasilkan sendiri bisa didatangkan dari luar negeri.

Sebagian besar…

Lihat pos aslinya 1.165 kata lagi