Kritisisme historikal dan interpertasi tentang Shakespeare

Kritisisme historikal dan interpertasi tentang Shakespeare

Meskipun dia menyatakan bahwa kritisisme historikal kadangkala telah menghilangkan “interpertasi-interpertasi eccentric”, Robert Ornstein mengklaim bahwa ini juga kadangkala mendorongnya dengan mensubtitusi standar-standar yang benar-benar unilateral untuk standar-standa tradisional tentang perseptivitas kritikal”. Yang paling penting diantara standar-standar “perseptivitas kritikal” ini adalah kriteria formal dari koherensi internal, pengertian bahwa puisi lengkap / utuh adalah konteks yang sebaiknya mengatur respon estetik kita pada setiap bagiannya. Pemahaman moral kita tentang drama, misalnya, adalah “sebuah pengalaman estetik yang bergantung pada kesan-kesan karakter, pemikiran dan tindakan yang diciptakan dengan segera,” dan kesan ini akan mengatasi / override bukti bertentangan apapun yang mungkin dikemukakan oleh scholarship / ilmu pengetahuan. Dalam pengertian formalis ini, Ornstein menawarkan sebuah interpretasi pada aksi-aksi Hamlet dalam adegan Closet yang secara mengejutkan berbeda dari pembacaannya Fredson Bowers.

Tulisan lengkapnya klik: Kritisisme historikal dan interpretasi tentang Shakespeare